counters Macam-macam Lapisan Atmosfer Beserta Penjelasannya - Energyx
yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Macam-macam Lapisan Atmosfer

3 min read

lapisan atmosfer bumi

Lapisan Atmosfer – Dalam tata surya terdapat banyak sekali benda-benda langit, namun bumi tetap saja terlindungi dari berbagai benturan benda-benda langit tersebut. Tak hanya itu, meski bumi juga memiliki gaya gravitasi, namun benda langit itu juga tidak tertarik ke bumi.

Kira-kira ada yang tau kenapa? Ya, hal itu tidak mungkin terjadi karena bumi memiliki lapisan pelindung yang diberi nama atmosfer.

Pengertian dan Manfaat Atmosfer

manfaat atmosfer
news.agu.org

Atmosfer merupakan selimut gas yang berfungsi untuk menyelimuti bumi. Setiap planet pasti memiliki atmosfer, meski kandungan yang dimilikinya berbeda-beda. Lapisan atmosfer bumi ini berada pada ketinggian 0 hingga 800 km dengan ketebalan 1000 km.

Lapisan ini tersusun dari berbagai campuran gas. Gas-gas tersebut yaitu nitrogen sebesar 78,17%, argon sebesar 0,9%, dan 20,97% oksigen serta sejumlah gas kecil lainnya.

masing-masing gas tersebut memiliki perannnya masing-masing yang sangat berguna untuk lapisan atmosfer yang ada di astanya.

Secara umum, atmosfer ini berguna untuk melindungi bumi dari segala paparan dan radiasi ultraviolet sinar matahari. Atmosfer juga dapat digunakan sebagai penyerap sehingga dapat mengurangi suhu ekstrem pada bumi.

Untuk lebih lengkapnya, berikut ini akan dijelaskan beberapa manfaat yang diberikan oleh lapisan atmosfer.

  • Melindungi bumi dari paparan dan radiasi sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari. Sinar ultraviolet ini sangat berbahaya bagi makhluk hidup.
  • Melindungi bumi dari benda-benda luar angkasa yang jatuh akibat adanya gaya gravitasi matahari.
  • Mengatur cuaca yang ada di bumi, seperti hujan, topan, badai, tornado, angin, awan, salju, dan masih banyak lagi.
  • Memiliki kandungan gas seperti oksiken, nitrogen, dan karbon dioksia yang dibutuhkan oleh makhluk hidup.

Selain itu, atmosfer juga berfungsi untuk mengatur proses penerimaan sinar matahari. Sinar matahari akan diserap kemudian dipantulkan lagi. Sebanya 34% sinar matahari ini akan dipantulkan kembali ke angkasa oleh atmosfer dibantu dengan awan dan permukaan bumi.

Selanjutnya, sekitar 19% sinar matahari akan diserap oleh atmosfer dan awan, sementara sisanya sebesar 47% akan diteruskan hingga ke permukaan bumi.

Atmosfer juga dapat dijadikan sebagai pengatur lalu lintas satelit-satelit bumi, seperti bulan atau satelit-satelit buatan lainnya.

  Hujan Asam

Tak hanya itu, lapisan ini juga dapat membantu proses penyebaran spora pada tumbuhan. Kegunaan lain dari lapisan ini yaitu sebagai perantara gelombang udara dan pembangkit listrik tenaga angin.

Lapisan-lapisan Atmosfer

lapisan lapisan atmosfer
ruangguru.co.id

Atmosfer sendiri tersusun dari berbagai lapisan. Masing-masing lapisan ini memiliki proses kimia yang berbeda-beda sehingga peristiwa alam yang terjadi pada masing-masing lapisan juga berbeda-beda. Penjelasan masing-masing lapisan ini akan dijelaskan pada uraian di bawah ini.

1. Troposfer

Troposfer merupakan lapisan atmosfer yang paling rendah yang memiliki banyak kandungan uap air dan karbon dioksida. Lapisan ini memiliki ketinggian 19 km di atas khatulistiwa. Sementara di atas kutub, troposfer hanya berada pada ketinggian 8 km.

Lapisan ini merupakan lapisan terjadinya segala jenis cuaca, hembusan angin, perubahan suhu, tekanan, dan kelembapan udara.

Lapisan troposfer ini memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Temperatur pada lapisan ini akan semakin turun seiring bertambahnya ketinggian. Temperatur pada lapisan ini akan berkurang 0,6 derajat celcius setiap ketinggian naik 100 m.
  • Di dalam lapisan ini terdapat berbagai gejala cuaca, seperti hujan, halilintar, angin, hingga munculnya halo dan pelangi. Dengan begitu, lapisan ini menjadi sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup yang ada di bumi.

Lapisan troposfer terdiri dari lapisan planetair dengan ketebalan 0-1 km dan lapisan konveksi yang mimiliki ketebalan 1-8 km. Puncak lapisan troposfer ini dibatasi oleh sebuah lapisan bernama tropopause. Lapisan ini memiliki temperatur udara hingga minus 60 derajat celcius.

2. Stratosfer

Lapisan stratosfer berada pada ketinggian 50 km, tepatnya di atas lapisan troposfer. Di lapisan ini angin bertiup sangat kencang dengan pola tertentu. Lapisan ini juga dijadikan sebagai tempat terbangnya pesawat.

Tak hanya itu, di dalam lapisan ini juga terdapat lapisan ozon yang tersusun dari berbagai unsur kimia yang berupa gas dan mengandung racun. Dengan adanya lapisan ozon ini, sinar ultraviolet akan diserap dan disaring hingga 90%.

Akibatnya, sinar ultraviolet yang sampai di bumi tidak belebihan dan menimbulkan dampak yang negatif. Namun, lapisan ozon ini bisa rusak jika manusia terus melakukan aktivitas yang mengandung bahan-bahan kimia.

Lapisan stratosfer ini dibagi menjadi 2 yaitu lapisan ishotermal dan inversi. Lapisan ishotermal berada pada ketinggian 11-20 km dan memiliki temperatur udara yang tetap yaitu sekitar minus 60 derajat celcius.

  Proses Terjadinya Petir

Sementara itu, lapisan inversi memiliki ketinggian 20-50 km. Semakin ke atas, maka temperatur pada lapisan ini semakin meningkat. Puncak stratosfer ini dibatasi oleh lapisan stratopause yang menjadi batas antara stratosfer dan mesosfer.

3. Mesosfer

Mesosfer memiliki ketinggian antara 50-85 km. Temperatur di lapisan ini semakin ke atas akan semakin rendah. Temperatur akan turun sebesar 2,5-3 derajat celcius setiap kenaikan 1000 m.

Temperatur pada bagian atas mesosfer ini bisa mencapai hingga minus 900 derajat celcius. Puncak lapisan mesosfer ini dibatasi oleh lapisan mesopause.

Lapisan ini berfungsi untuk mengikis benda-benda langit, seperti meteor, debu angkasa, komet, atau benda angkasa lainnya yang masuk ke bumi. Pengikisan ini diakibatkan karena adanya gesekan dengan udara serta kandungan-kandungan lainnya.

sehingga, lapisan ini berfungsi sebagai benteng pertama dari benda-benda luar angkasa yang masukke permukaan bumi.

4. Termosfer

Lapisan termosfer atau lapisan hot layer berada pada ketinggian 85-500 km. Pada lapisan ini terjadi kenaikan temperatur yang sangat tinggi hingga mencapai 90-5000 derajat celcius.

Tingginya temperatur pada lapisan ini disebabkan oleh molekul oksigen yang menyerap radiasi sinar matahari. Lapisan ini berfungsi untuk memancarkan gelombang radio karena lapisan ini dapat memantulkan gelombang radio.

Selain itu, di lapisan termosfer ini juga fenomena alam aurora terjadi. Fenomena alam ini terjadi karena adanya proses ionisasi pada beberapa atom dan molekul-molekul.

Sayangnya, fenomena alam ini hanya dapat dilihat pada beberapa belahan bumi yang letaknya dekat dengan kutub saja.

5. Ionosfer

Pada lapisan ini senua atom dan molekul terjadi proses ionisasi. Lapisan ionosfer berada pada ketinggian 100-800 km. Karena lapisan ini terjadi proses ionisasi, maka lapisan ini juga mengandung muatan listrik.

6. Eksosfer

Eksosfer merupakan lapisan atmosfer yang terletak paling luar. Lapisan ini berada pada ketinggian lebih dari 800 km. Molekul-molekul udara pada lapisan ini bergerak sangan cepat.

Pengaruh gaya gravitasi di lapisan ini juga semakin berkurang, sehingga mengurangi adanya gesekan-gesekan benda di udara. Di lapisan eksosfer inilah pengaruh luar angkasa sudah sangat terasa.

Demikian beberapa lapisan-lapisan yang ada di atmosfer lengkap beserta penjelasannya. Masing-masing lapisan tersebut tentu memiliki kandungan dan peran yang berbeda-beda.

Tanpa adanya lapisan-lapisan tersebut, mungkin bumi sudah hancur karena berbenturan dengan benda-benda luar angkasa.

Lapisan Atmosfer

yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Pengertian Gunung Meletus

yong bi
3 min read

Proses Terjadinya Petir

yong bi
2 min read

Hujan Asam

yong bi
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *