counters [LENGKAP] Cara Menanam Seledri yang Benar - Energyx
yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Cara Menanam Seledri

4 min read

menanam seledri

Cara Menanam Seledri – Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang biasa digunakan sebagai bahan pelengkap untuk berbagai jenis kuliner seperti bakso, bubur ayam, sayur sop dan lain sebagainya. Seledri dijadikan bahan pelengkap karena wanginya yang khas.

Selain itu, seledri juga memiliki banyak kandungan vitamin dan juga beberapa zat baik lainnya, salah satunya adalah menghilangkan bau badan bagi para pria. Selain itu, seledri juga bisa meningkatkan konsentrasi buah hati Anda.

Dengan berbagai manfaat tersebut, seledri menjadi salah satu sayuran yang banyak diminati oleh banyak orang.

Dengan banyaknya peminat, bertani seledri juga tentunya akan memberikan hasil yang menguntungkan. Sudah banyak petani yang sukses dengan menanam sayuran jenis seledri, karena selain tidak membutuhkan modal yang besar, ternyata bertani seledri juga cukup mudah. Berikut cara menanam seledri yang wajib Anda ketahui.

Jenis-jenis Teknik Menanam Seledri

teknik menanam seledri
ytimg.com

Bagi Anda yang ingin memulai bertani seledri, ada beberapa teknik yang bisa Anda gunakan. Teknik-teknik ini bisa disesuaikan dengan modal dan juga lahan yang Anda miliki. Sehingga, Anda tidak harus kebingungan lagi mencari lahan untuk menanam seledri.

1. Menanam Seledri Dengan Teknik Hidroponik

Teknik menanam seledri dengan cara hidroponik ini kini tengah popular di kalangan petani. Hal tersebut dikarenakan caranya yang mudah dan praktis.

Namun, biaya yang harus dikeluarkan cukup besar karena membutuhkan media khusus agar seledri bisa tumbuh dengan subur. Menanam seledri dengan cara hidroponik atau rakit apung ini tidak membutuhkan lahan yang luas seperti menanam seledri biasanya.

Anda bisa memanfaatkan ruangan kosong, atau halaman rumah Anda untuk bertani seledri dengan cara hidroponik ini. Namun, seperti yang dijelaskan diatas, modal yang harus dikeluarkan pun lebih besar karena Anda harus menyiapkan peralatan, media, hingga pupuk khusus.

2. Menanam Seledri Di Polybag

Teknik menanam seledri yang selanjutnya adalah dengan menggunakan polybag, biasanya teknik ini juga dikenal dengan teknik organik, dimana seledri ditanam dengan media polybag dan tidak menggunakan obat hama dengan berbahan kimia.

Selain itu, pupuk yang digunakan juga berasal dari bahan organik. Sehingga kualitas seledri yang ditanam jauh lebih baik dibandingkan cara lainnya.

Namun, menanam dengan teknik polybag ini cukup rumit, karena Anda harus lebih teliti dibandingkan dengan menggunakan cara biasa. Selain itu, modal yang dikeluarkan pun cukup besar karena menggunakan bahan-bahan yang cukup sulit dicari.

3. Menanam Seledri Dengan Teknik Batang Atau Stek

Menanam seledri dengan cara stek ialah dengan cara menanam batang seledri di polybag atau di lahan langsung. Cara ini lebih menghemat biaya pembelian bibit, Anda bisa memilih batang seledri yang berkualitas sehingga hasil nantinya lebih baik.

Teknik yang satu ini biasa digunakan oleh para petani rumahan yang tidak memilki modal besar. Mereka memanfaatkan lahan kecil dan memilih batang seledri yang berkualitas.

Cara ini juga banyak digunakan oleh para ibu rumah tangga yang ingin bertani dengan skala kecil atau digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Yang harus Anda persiapkan adalah polybag dan juga bibit seledri yang nantinya akan diambil batangnya.

Baca juga: Cara Menanam Bawang Merah

Cara Menanam Seledri

tips menanam sayuran
previews.123rf.com

Setelah Anda mengetahui berbagai teknik menanam seledri, selanjutnya adalah cara menanam seledri itu sendiri, mulai dari persiapan awal, persiapan bibit dan juga pupuk.

1. Persiapan Awal Menanam Seledri

Hal pertama yang harus kita perhatikan ialah tempat untuk budidaya, dimana seledri akan bisa tumbuh dengan subur di daerah subtropik dengan ketinggian 1000-1200 mdpl, suhu udara sekitar 15o-24o C, tingkat kelembaban berkisar antara 8-90%, curah hujan berkisar antara 60-100 mm/bulan, dan lahan harus bisa mendapatkan penyinaran dari matahari yang cukup.

Seperti halnya tanaman lain, seledri juga membutuhkan tanah yang gembur dan subur. Selain itu harus berada dalam tata udara dan juga air yang baik.

Tanah yang baik untuk bertani seledri adalah jenis Andosol, karena memang mengandung berbagai unsur yang mendukung pertumbuhan dari seledri itu sendiri.

Setelah mengkondisikan lahan dan juga media budidaya, langkah selanjutnya ialah menyiapkan bibit seledri. Bibit seledri bisa Anda dapatkan dari biji atau dari anakan.

Untuk mengetahui mana yang akan Anda gunakan, sebelumnya Anda harus mengetahui lebih dulu kebutuhan dari bertani seledri tersebut, apakah untuk dijual kembali atau untuk digunakan sendiri. Jika untuk dijual kembali, lebih baik menggunakan bibit agar hasilnya lebih baik.

2. Persiapan Dan Pemilihan Bibit Seledri

Setelah Anda mempersiapkan lahan, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan benih atau bibit yang nantinya akan kita tanam. Agar hasilnya maksimal, Anda bisa membeli bibit di berbagai toko pertanian, pilih bibit dengan merk yang sudah dikenal. Selanjutnya Anda bisa mengikui langkah di bawah ini :

  • Siapkan biji atau tanaman seledri, setelah itu rendam ke dalam air yang cukup hangat dengan suhu 50-60 derajat celcius, kurang lebih 6 menit.
  • Buat bedengan atau sejenis baki semai untuk dijadikan tempat penyemaian. Gunakan media semai dengan cara mencampurkan tanah dan juga kompos yang sudah diayak dengan perbandingan masing-masing 2:1.
  • Lindungi bedengan ataupun baki semai agar terhindar dari siraman air hujan dan cahaya matahari. Anda bisa menggunakan plastik bening untuk membuat naungan.
  • Tebarkan biji yang sudah direndam langsung ke dalam baki semai yang sudah berisikan media tanah dan kompos, lalu timbun dengan media tanam secara tipis dan siram dengan air agar kelembabannya terjaga.
  • Agar bibit bisa tumbuh dengan baik, selalu perhatikan dan juga jaga kelembaban media tanam dengan melakukan penyiraman secara rutin setiap pagi dan sore. Jangan menyiram terlalu basah atau terlalu kering
  • Bibit pada umumnya sudah bisa dipindah tanam setelah 30 hari lamanya atau ketika sudah terlihat tumbuh 3-4 helai daun.

Usahakan berhati-hati saat akan memindahkan bibit ke media tanam, sehingga tidak mengalami kerusakan nantinya.

3. Persiapan Media Tanam

Setelah Anda menyiapkan bibit unggul yang nantinya ditanam, Anda bisa mempersiapkan media tanam sebagai tempat ditanamnya bibit seledri. Anda bisa menggunakan berbagai teknik seperti menggunakan polybag, pot atau langsung ditanam di lahan.

4. Proses Penanaman

Setelah media tanam dan benih Anda persiapkan, maka langkah yang selanjutnya ialah proses penanaman. Berikut langkah penanaman seledri.

  • Pertama, silahkan Anda cabut bibit yang sudah Anda semai dari baki semai dengan cara menyiramkan sedikit air agar benih mudah dicabut, lakukanlah dengan berhati-hati dan perlahan.
  • Buatlah lubang di media tanam yang sudah Anda persiapkan, lalu timbun kembali di bagian yang berlubang.
  • Siram dengan sedikit air agar tanah tetap lembab.
  • Setelah Anda memindahkan ke media tanam, benih biasanya akan terlihat layu, namun dalam beberapa hari kedepan benih akan kembali segar.

Perawatan Budidaya Seledri

merawat tanaman seledri
farmfoodfamily.com

Setelah ditanam di media tanam, yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah memberikan perawatan. Proses perawatan ini bertujuan agar tanaman seledri bisa tumbuh dengan optimal dan terhindar dari berbagai hama dan penyakit.

Memang tak ada persentase yang pasti dari tingkat keberhasilan budidaya seledri ini. Akan tetapi, jika proses yang dijelaskan diatas sudah diikuti dan perawatan yang kita lakukan sudah benar, maka persentase keberhasilan juga akan bertambah lebih besar.

Perawatan yang harus Anda lakukan adalah dengan melakukan penyiraman setiap pagi dan juga sore. Tujuannya adalah untuk menjaga kelembaban tanah atau media tanam seledri. Usahakan jangan menyiram terlalu banyak agar tanah tidak becek dan malah membuat akar busuk.

Selain penyiraman, Anda juga bisa menggunakan berbagai jenis obat tanaman untuk menjaga tanaman seledri dari hama seperti ulat, kutu atau tungau. Selalu gunakan pestisida organik agar tananaman seledri terhindar dari berbagai penyakit seperti contohnya bercak septoria.

Panen Budidaya Seledri

panen seledri
hearstapps.com

Setelah melakukan perawatan kurang lebih 2-3 minggu, biasanya seledri sudah bisa Anda panen. Ciri-ciri seledri sudah siap panen adalah ketika daun seledri sudah terlihat rimbun. Cara memanennya pun cukup mudah, Anda hanya hanya perlu memetik pada bagian dasar atau pangkal utama batang seledri.

Seledri yang sudah dipetik bisa dipanen beberapa kali dengan jarak panen 1 hingga 2 minggu sekali. Anda juga bisa melakukan perawatan lanjutan agar tanaman seledri yang ditanam tetap terhindar dari hama dan penyakit.

Itulah cara menanam tanaman seledri, Anda bisa mempraktikannya di rumah ataupun di kebun Anda. Sesuaikan proses bertani dengan budget dan kebutuhan Anda sehingga Anda tidak mengalami kerugian jika harga seledri sedang murah. Ikuti setiap cara menanam seledri dengan benar sehingga tidak mengalami gagal panen.

Cara Menanam Seledri

yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Cara Menanam Nanas

yong bi
3 min read

Cara Menanam Kemangi

yong bi
2 min read

Tahapan Cara Menanam Wortel

yong bi
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *