counters Cara Budidaya Jahe Merah yang Baik dan Benar - Energyx
yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Cara Menanam Jahe Merah

3 min read

cara menanam jahe merah

Cara Menanam Jahe Merah – Di Indonesia terdapat banyak sekali jenis tanaman yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional. Tanaman herbal sebagai pelengkap ramuan obat tradisional dipilih karena dianggap lebih ampuh dalam meredakan penyakit tertentu dan dalam pemakaiannya tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Selain itu, tanaman herbal juga dapat dikonsumsi dalam jangka panjang. Hal inilah yang membuat banyak masyarakat saat ini beralih ke tanaman herbal sebagai obat alternatif untuk menyembukan penyakit tertentu.

Harga yang terjangkau dan mudah ditemukan dimana saja juga menjadi alasan tanaman herbal dipilih sebagai obat. Salah satu jenis tanaman herbal yang saat ini banyak digunakan selain tanaman serai adalah jahe merah.

Step by Step Budidaya Jahe Merah

budidaya jahe merah
ytimg.com

Jahe merah merupakan tanaman rempah-rempah yang juga dapat meredakan penyakit tertentu, seperti flu, radang tenggorokan, batuk, hingga demam. Tidak hanya itu saja, jahe merah juga berkhasiat untuk menjaga kesehatan jantung dan dapat menurunkan berat badan.

Jadi, bila Anda sedang dalam program menurunkan berat badan, Anda dapat mengonsumsi jahe merah ini. Sudah sejak dahulu masyarakat Indonesia menjadikan jahe merah sebagai tanaman obat yang wajib ditanam di rumah.

Sekarang inipun permintaan pasar terkait jahe merah juga selalu tinggi dengan harga yang kompetitif. Oleh karena itulah, saat ini marak bermunculan petani jahe merah. Bila Anda berminat untuk menjadi petani jahe merah, berikut ini adalah cara budidaya jahe merah dengan mudah.

A. Menyiapkan Lahan sebagai Media Tanam

Tahap paling awal yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan lahan tempat budidaya jahe merah ini. Karakteristik tanah yang cocok untuk budidaya jahe merah, yaitu tanah yang gembur dan juga subur. Maka dari itu, sebelumnya Anda harus mengolah lahan dengan baik agar didapatkan karakteristik tanah yang sesuai.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menyiapkan lahan adalah dengan menggemburkan tanah melalui cara mencangkul atau membajak. Selanjutnya Anda harus membuat bedengan dengan lebar satu meter dan panjang sesuai luas lahan yang Anda miliki serta beri jarak sekitar 50 cm pada setiap bedengan.

Kemudian beri pupuk dan buat lubang dengan jarak 25×25 cm pada bedengan yang telah dibuat dengan kedalaman lubang antara 25-30 cm. Biarkan bedengan selama satu minggu dan bedengan siap ditanami dengan bibit jahe merah.

B. Memilih Bibit Jahe Merah yang Berkualitas

Tahapan selanjutnya adalah memilih bibit jahe merah dengan kualitas yang baik. Bibit jahe merah tersebut dapat dengan mudah Anda dapatkan di pasar tradisional yang ada di daerah Anda. Untuk memastikan bahwa bibit jahe merah yang Anda pilih berkualitas tinggi, berikut ini adalah ciri-cirinya.

  • Rimpang berukuran besar.
  • Rimpang yang dipilih masih segar, memiliki kadar air yang banyak dan rimpang tidak keriput.
  • Warna rimpang merah cerah dengan warna yang mencolok.

Untuk membuat rimpang jahe merah siap ditanam, Anda terlebih dulu harus meletakkan rimpang di tempat yang sejuk dan siram menggunakan air secukupnya secara rutin hingga tumbuh tunas baru.

Apabila ada rimpang yang busuk, segera pisahkan dengan rimpang lainnya dan buang. Jika tunas rimpang sudah tumbuh dengan baik, maka rimpang jahe merah sudah siap untuk ditanam.

C. Menanam Jahe Merah yang Benar

Jika lahan dan bibit jahe merah sudah siap untuk ditanam, maka langkah selanjutnya adalah menanam jahe merah tersebut.

Sangat disarankan bagi Anda untuk menanam jahe merah ketika musim penghujan telah selesai dan mulai memasuki musim kemarau. Tujuannya agar tidak ada bibit jahe merah yang busuk akibat terlalu sering terkena air. Cara menanam jahe merah yang benar adalah sebagai berikut.

  • Masukkan rimpang jahe yang telah siap tanam ke setiap lubang yang telah disiapkan sebelumnya dan kemudian tutup kembali lubang tersebut secara merata. Akan tetapi, jangan sampai menutupi bagian tunas jahe merah.
  • Siram bibit jahe merah dengan air secukupnya.
  • Selanjutnya tunggu selama seminggu, jika ada tunas yang tidak tumbuh atau busuk, segera ganti.
  • Proses penyulaman ini berguna agar jahe merah dapat tumbuh dan dipanen secara bersamaan.
  • Lakukan perawatan dan pemeriksaan rutin untuk memastikan tunas tumbuh dengan baik.

Perawatan Tanaman Jahe Merah

perawatan jahe
akamaized.net

Itulah tadi cara menanam jahe merah yang dapat Anda lakukan. Sangat mudah, bukan? Oleh karena itu, saat ini banyak orang yang mencaritahu cara budidaya jahe merah sebagai ladang usaha mereka.

Selain mengerti cara menanam jahe merah, Anda juga diharuskan untuk mengetahui bagaimana perawatan dan pemeliharaan jahe merah ini. Terdapat beberapa tahapan perawatan dan pemeliharaan yang harus Anda lakukan untuk dapat menghasilkan jahe merah dengan kualitas yang baik.

1. Penyiraman

Menyiram tanaman jahe merah merupakan salah satu faktor terpenting dan faktor penentu keberhasilan jahe merah yang Anda hasilkan. Penyiraman jahe merah perlu dilakukan setiap hari, terutama ketika tunas baru ditanam.

Namun, Anda juga harus memperhatikan banyaknya air yang digunakan untuk menyiram tanaman. Disarankan untuk menanam jahe merah pada akhir musim penghujan dan awal musim kemarau agar Anda tidak perlu terlalu sering menyiram tanaman jahe merah ini.

Jika kondisi lahan yang Anda miliki benar-benar kering, maka Anda dapat melakukan penyiraman lebih sering. Minimal penyiraman dilakukan selama 3 sampai 4 hari sekali. Proses penyiraman ini nantinya akan mempermudah Anda dalam pengambilan umbi ketika panen.

2. Pemupukan

Selain penyiraman, tanaman jahe merah juga perlu untuk diberi pupuk. Proses pemupukan ini dilakukan pada awal tunas jahe merah ditanam. Akan lebih baik jika Anda menggunakan pupuk organic atau pupuk kandang untuk tanaman jahe merah ini.

Sebenarnya tanpa proses pemupukan ini, kualitas jahe merah yang dihasilkan tetap baik, hanya saja akan jauh lebih berkualitas apabila diberi tambahan pupuk. Proses pemupukan dilakukan sebanyak tiga kali, yakni pada bulan pertama, kedua, dan ketiga.

Pastikan bahwa pupuk yang digunakan dalam kondisi kering agar tidak merusak kualitas umbi jahe merah yang dihasilkan.

3. Penyiangan

Proses penyiangan adalah kegiatan dimana para petani mencabut gulma yang muncul di sela-sela tanaman dan juga untuk menggemburkan tanah. Penyiangan ini harus dilakukan setiap 2 sampai 3 minggu sekali.

Selain mencabut gulma yang ada di sekitaran tanaman, Anda juga harus mencabut gulma yang berada di sekeliling bedengan.

Penyiangan harus dilakukan agar pertumbuhan tanaman jahe merah tidak terganggu dan menimbulkan hama serta penyakit. Dengan melakukan penyiangan ini, maka akan membantu pertumbuhan jahe merah menjadi lebih optimal.

Ketiga proses perawatan dan pemeliharaan yang harus dilakukan tersebut merupakan rangkaian dari cara budidaya jahe merah. Apabila Anda ingin jahe merah yang dihasilkan berkualitas baik, maka Anda harus melakukan setiap proses yang harus dilakukan dengan baik dan benar.

Sebenarnya cara budidaya jahe merah ini mudah untuk dilakukan, yang terpenting Anda tekun dalam melakukan setiap proses menanam jahe merah tersebut.

Cara Menanam Jahe Merah

yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Cara Menanam Nanas

yong bi
3 min read

Cara Menanam Kemangi

yong bi
2 min read

Tahapan Cara Menanam Wortel

yong bi
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *