counters Cara Menanam Bawang Merah Agar Hasil Produksi Melimpah
yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Cara Menanam Bawang Merah

4 min read

menanam bawang merah

Menanam Bawang Merah – Siapa yang tidak mengetahui bawang merah (satu jenis dengan bawang putih), salah satu bahan utama dari berbagai jenis kuliner ini sangat mudah ditemukan dipasaran. Bawang merah merupakan salah satu bahan utama bumbu dari kuliner nusantara.

Hal tersebut yang membuat kuliner di Indonesia terasa hangat. Pasalnya, bawang merah memiliki cita rasa hangat dan aroma yang khas. Karena menjadi salah satu kebutuhan utama, bawang merah pun menjadi salah satu sektor pertanian yang menguntungkan di Indonesia.

Sudah banyak petani bawang merah yang mendapatkan keuntungan besar. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk menjadi petani bawang merah, berikut proses menanam bawang merah yang benar agar hasil produksi melimpah.

Memilih Bibit Bawang Merah

memilih bibit bawang
growerflow.com

Proses menanam bawang merah yang pertama adalah memilih bibit bawang merah yang memiliki kualitas tinggi. Seperti yang kita ketahui ada banyak jenis bawang merah, baik yang asli dalam negeri maupun yang berasal dari luar negeri. Selain itu ada cara khusus saat memilih bibit bawang merah yang berkualitas.

Caranya adalah dengan mencari tanaman bawang merah yang memiliki umbi atau akar bawang merah dengan umur kurang dari 100 hari, jika Anda masih merasa bingung dengan cara pemilihan bibit yang berkualitas, silahkan perhatikan beberapa poin di bawah.

  • Tampilan bibit bawang merah haruslah padat dan juga sehat serta memiliki warna pudar
  • Coba Anda potong pada bagian bawah bibit bawang merah tersebut, jika sudah tampak warna hijau berarti tunas dari bibit tersebut sudah tumbuh.

Ukuran bawang merah juga akan sangat menentukan kualitas panen nantinya, ada 3 jenis ukuran bawang merah yang bisa Anda pilih, diantaranya :

  • Bawang merah dengan umbi besar, ukurannya 1,8 cm dan memiliki berat 10 gram
  • Bawang merah umbi sedang, ukurannya 1,5 hingga 1,8 cm dan memiliki berat 5-10 gram
  • Bawang merah umbi kecil, ukurannya 1,5 cm dan memiiki berat sekitar 5 gram

Jika Anda sudah memahami bagaimana cara memilih bibit, selanjutnya adalah pengolahan lahan dan penanaman bibit bawang merah.

Pengolahan Tanah Dan Penanaman Bawang Merah

pengolahan lahan
ukwindowcleaning.me

Setelah mendapatkan benih yang berkualitas, langkah selanjutnya adalah mengolah tanah dan penanaman bibit di media tanam.

Sebelum Anda menanam bibit bawang merah, Anda bisa mengolah tanah dengan mensterilkan lahan. Para petani bawang merah biasanya menggunakan obat untuk mensterilkan tanah, obat ini tersedia di berbagai toko pertanian.

Fungsi dari obat ini adalah untuk membasmi bakteri ataau hewan dan serangga yang berada di dalam tanah. Obat ini juga memiliki kandungan untuk menyuburkan tanah sehingga bibit bisa berkembang dengan baik.

Jangan langsung menanamkan bibit karena kemungkinan besar, bibit yang Anda tanam akan banyak yang berpenyakit dan akhirnya mati. Pastikan juga keasaman atau PH tanah, jika tidak mencapai angka 6, taburkan kapur agar PH tanah bisa terjaga.

Jangan lupa menaburkan pupuk agar tanah subur dan memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi bibit yang akan ditanam. Setelah itu, buat jarak antar bibit sehingga tidak saling berdempetan, jarak yang dibuat sekitar 20-50 cm antar tanaman.

Setelah semua persiapan selesai, selanjutnya adalah proses penanaman bibit bawang merah. Sebelum menanam bibit di lahan yang sudah dipersiapkan, siapkan bibit yang berusia kurang dari 2 bulan.

Usahakan memotong pada bagian ujung bawang merah sepanjang 0,5 cm, hal ini bertujuan untuk mempercepat proses pertumbuhan tunas pada bibit tersebut.

Buatlah lubang seukuran bibit, tanamkan bibit dan tutup kembali bagian yang terbuka dengan tanah. Perhatikan posisi bibit, apakah sudah berdiri tegak atau belum, jika belum usahakan buat bibit berdiri agar hasil maksimal.

Setelah bibit ditanam, siram bibit agar tanah tetap lembab, jangan menyiram terlalu banyak karena nantinya akan membuat akar bawang merah busuk dan mengalami kematian. Selain itu, kondisi terlalu lembab juga akan menimbulkan beberapa penyakit bagi tanaman bawang merah sehingga hasilnya nanti tidak akan memuaskan.

Siramlah dengan teratur dan dengan jumlah yang secukupnya sehingga tanaman bawang merah yang ditanam bisa berkembang dengan optimal, jangan lupa memberikan nutrisi seperti pupuk kompos maupun pupuk kandang.

Perawatan Budidaya Bawang Merah

perawatan tanaman
gardeningknowhow.com

Setelah bibit ditanam di lahan, selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah perawatan bawang merah. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, Anda bisa melakukan perawatan dengan cara menyiram tanaman bawang merah secara teratur.

Usahakan penyiraman tidak tidak terlalu banyak maupun tidak terlalu kering, walaupun bawang merah merupakan salah satu tanaman yang tumbuh di daerah panas, namun bawang merah juga membutuhkan kadar air yang cukup banyak.

Setelah itu, perhatikan tingkat keasaman tanah secara rutin agar bawang merah yang ditanam tidak mengalami pembusukkan, biasanya PH atau keasaman tanah akan berubah ketika memasuki musim hujan.

Jangan lupa pula memberikan pupuk secara rutin, para petani bawang merah biasanya memberikan pupuk kandang dan pupuk kompos selama 2 minggu sekali, agar bawang mendapatkan cukup nutrisi dan perkembangannya optimal.

Anda juga bisa menggunakan beberapa jenis obat tanaman agar daun bawang merah mendapatkan cukup suplai energi untuk pertumbuhan umbi. Jangan telat dalam memberikan pupuk dan obat tanaman jika Anda tidak mau mengalami kerugian karena gagal panen atau panen yang kurang maksimal.

Pengendalian Hama Dan Penyakit Bawang Merah

pengenadalian hama
gardenerspath.com

Selain proses perawatan, Anda juga wajib melakukan pengendalian hama dan penyakit pada tanaman bawang merah. Walau sudah memberikan pupuk dan penyiraman yang cukup, bukan berarti bawang merah yang Anda tanam tidak akan diserang hama atau mengalami penyakit.

Ada banyak jenis hama yang akan menyerang tanaman bawang merah. Tanaman bawang merah biasanya sering terserang hama ulat daun dan ulat tanah, kedua hama ini akan memakan bagian daun bawang dan juga menyerang bagian akar atau umbi bawang.

Sedangkan penyakit yang sering dialami bawang merah adalah pembusukan pada bagian umbi, hal tersebut dikarenakan cuaca yang berubah secara drastis.

Untuk mengendalikan hama dan penyakit, Anda bisa melakukannya secara manual, cara ini bisa Anda lakukan jika bawang merah yang ditanam berjumlah kecil, namun jika dalam jumlah besar, Anda bisa menggunakan pestisida atau obat nabati lainnya.

Jika Anda memilih menggunakan obat nabati, gunakan obat dengan merk ternama dan jangan lupa baca panduan pemakaian agar tidak membuat tanaman bawang merah Anda rusak.

Anda juga bisa menggunakan perangkap khusus ulat jika tidak mau menggunakan obat nabati, perangkap ini bisa Anda dapatkan di berbagai toko pertanian atau Anda buat sendiri.

Panen Budidaya Bawang Merah

hasil panen bawang
squarespace.com

Panen tentunya menjadi yang paling Anda tunggu. Proses panen bawang merah bisa Anda lakukan setelah kurang lebih 60 hari dari awal penanaman. Tanda-tanda bawang merah siap untuk dipanen adalah daunnya berwarna kuning, batang bawang merah kosong dan biasanya batang terlihat merebah.

Proses panennya adalah dengan mencabut secara pelahan tanaman, jika terasa sulit Anda bisa menggali tanah sedikit agar pencabutan bawang merah bisa lebih mudah.

Usahakan saat mencabut bawang merah tidak sekaligus karena akan merusak umbi bawang merah. Setelah bawang merah berhasil dicabut, bersihkan bagian umbi dari tanah yang menempel lalu ikat bagian batang dengan batang lainnya agar mudah dikumpulkan.

Itulah proses menanam bawang merah yang bisa Anda coba di rumah atau langsung di lahan yang Anda miliki. Usahakan ikuti setiap langkahnya agar tidak mengalami kegagalan saat panen nantinya. Menanam bawang merah membutuhkan banyak ketelitian karena mudah terserang hama dan penyakit.

Cara Menanam Bawang Merah

yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Cara Menanam Kangkung

yong bi
3 min read

Cara Menanam Jahe Merah

yong bi
3 min read

Cara Menanam Serai

yong bi
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *