counters Cara Budidaya Kacang Panjang Agar Tidak Gagal Panen
yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Cara Budidaya Kacang Panjang

5 min read

budidaya kacang panjang

Budidaya Kacang Panjang – Siapa yang tidak mengetahui kacang panjang. Kacang panjang merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak tersedia di pasaran. Kacang panjang mengandung banyak manfaat didalamnya dan cocok untuk memenuhi gizi keluarga Anda.

Kacang panjang pun merupakan salah satu jenis sayuran dengan harga yang ekonomis sehingga Anda bisa menikmati sayuran ini tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Banyak jenis kuliner yang memanfaatkan kacang panjang sebagai salah satu bahan utamanya.

Karena selain rasanya yang lezat, kacang panjang memberikan banyak manfaat. Karena banyak diminati oleh berbagai kalangan, bertani kacang panjang pun akan memberikan hasil yang menguntungkan. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk menjalankan budidaya kacang panjang berikut prosesnya hingga panen.

Cara Budidaya Kacang Panjang

cara budidaya kacang tanah
3.bp.blogspot.com

Budidaya kacang panjang cukup mudah untuk dilakukan. Pasalnya, Anda tidak membutuhkan banyak hal seperti halnya menanam sayuran lainnya. Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk bisa bertani kacang panjang.

Lokasi Penanaman

Hal pertama yang harus Anda pehatikan ialah lokasi penanaman. Pasalnya, kacang panjang bisa tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki ketinggian kurang lebih 1500 dpl, lebih baik lagi ditanam di daerah rendah.

Alasannya adalah karena kacang panjang yang ditanam di daerah dataran rendah mampu tumbuh lebih cepat daripada kacang panjang yang ditanam di dataran tinggi.

Pilih lokasi di dataran rendah, atau Anda bisa memanfaatkan bedengan jika Anda tinggal didaerah dataran tinggi.

Iklim Dan Suhu

Berikutnya ialah iklim dan suhu, sayuran kacang panjang bisa tumbuh dengan baik di daerah yang memiliki suhu antara 20-30 derajat celcius. Lalu, iklim yang cocok untuk sayuran kacang panjang adalah kering dan memiliki curah hujan yang rendah.

Pasalnya, kacang panjang merupakan sayuran yang tumbuh di daerah panas sehingga mereka akan sulit tumbuh di daerah dingin atau dengan curah hujan yang tinggi.

Jenis Tanah

Meski pada dasarnya semua jenis tanah yang ada di negara Indonesia bisa ditanami kacang panjang. Namun, ada jenis tanah yang memiliki kualitas baik untuk pertumbuhan tanaman kacang panjang, yakni tanah latosol atau lempung yang berpasir dan memiliki PH tanah antara 5,5-6,6.

Usahakan Anda menjaga tingkat keasaman tanah sesuai dengan kebutuhan tanaman kacang panjang.

Setelah Anda memperhatikan beberapa poin diatas sebelum menanam kacang panjang. Selanjutnya adalah pemilihan bibit berkualitas. Anda harus memilih bibit yang berkualitas agar hasil panennya nanti sesuai dengan keinginan Anda. Berikut beberapa ciri bibit kacang panjang yang berkualitas yang bisa Anda praktekkan.

  • Tampilan dari bibit terlihat berwarna kusam dan juga bernas
  • Kondisi dari bibit tak rusak atau terlihat cacat
  • Proses pertumbuhannya juga seragam
  • Bibit tahan dari berbagai serangan penyakit dan juga hama
  • Proses pertumbuhan dari kecambahnya diatas 90 %
  • Bibit harus terhindar dari berbagai jenis penyakit ataupun hama

Jika Anda sudah mendapatkan bibit yang berkualitas. Anda bisa langsung menanamnya di media tanam. Cara menanam kacang panjang cukup mudah.

Namun, sebelum Anda memulai proses penanaman, disarankan untu menanam bibit di musim kemarau. Akan tetapi, kacang panjang membutuhkan asupan air yang banyak di awal penanaman. Oleh karena itu, ketersediaan air akan sangat mempengaruhi berhasil atau tidaknya proses budidaya kacang panjang tersebut.

Langkah pertama pada penanaman kacang panjang ini adalah memasukkan bibit kacang panjang yang sudah dipilih kedalam lubang bedengan. Setelah itu, tutup lubang tersebut dengan abu gosok atau dengan menggunakan pupuk kandang kering.

Pengolahan Lahan kacang panjang

Jika Anda sudah tahu bagaimana cara memilih bibit yang berkualitas dan cara penanaman tanaman kacang panjang itu sendiri. Selanjutnya adalah proses pengolahan lahan penanaman kacang panjang. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan dalam mengolah lahan untuk media tanam kacang panjang.

  • Siapkan beberapa alat yang biasa digunakan untuk bertani berupa cangkul dan juga sabit.
  • Setelah itu, Anda harus membersihkan lahan dari rumput ataupun hama pengganggu lainnya. Anda bisa membersihkannya secara manual atau dengan obat untuk mensterilkan tanah dan rumput.
  • Begitu lahan sudah bersih, langkah yang selanjutnya Anda bisa mencangkul tanah dengan memiliki kedalam kurang lebih 40 cm dalam proses ini Anda juga bisa menambahkan pupuk kandang yang sudah kering agar nantinya tercampur dengan rata.
  • Berikutnya Anda bisa membuat sebuah bedengan dengan ukuran lebar 120 cm, tinggi bedengan berukuran 40 cm dan juga panjang disesuaikan dengan luas lokasi yang Anda pilih.
  • Tahap yang selanjutnya adalah membuat lubang dengan jarak antar lubang 50X50X50 cm.
  • Disetiap bedengan harus dibuat drainase dengan jarak 50 cm
  • Biarkan bedengan tersebut beberapa minggu sebelum ditanami oleh bibit yang sudah Anda dapatkan.

Perawatan Budidaya Kacang Panjang

perawatan kacang tanah
i.pinimg.com

Setelah mengetahui proses penanaman dan proses pengolahan lahan. Proses budidaya kacang panjang yang selanjutnya adalah proses perawatan tanaman kacang panjang.

Proses perawatan sangat penting Anda lakukan. Pasalnya, proses ini akan mempengaruhi keberhasilan Anda saat panen nanti. Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan pada proses perawatan ini.

Penyulaman

Langkah yang pertama ini berarti mengganti tanaman mati, maksudnya adalah jika ada calon tanaman kacang panjang yang mati maka akan diganti dengan tanaman yang baru. Namun, proses ini hanya bisa dilakukan di awal penanaman sekitar seminggu setelah bbibit ditanamkan.

Penyiangan

Maksud dari proses penyiangan ini ialah membersihkan lahan tanam dari berbagai jenis rumput maupun hama pengganggu lainnya, kegiatan ini bisa Anda lakukan dengan tangan kosong ataupun juga dengan menggunakan alat bantu berupa sabit. Namun harus dilakukan dengan hati-hati.

Kegiatan ini juga biasanya dilakukan pada tanaman kacang panjang yang sudah berusia 3-6 minggu, tapi semua itu tergantung pada pertumbuhan hama yang menyerang disekitar lahan.

Penyiraman

Tanaman kacang panjang membutuhkan pasokan air yang sangat banyak, apalagi jika proses penanaman kacang panjang itu dilakukan pada musim kemarau, kegiatan penyiraman pun harus dilakukan setiap hari pada pagi dan sore hari. Namun jika penanaman dilakukan di musim penghujan kegiatan penyiraman bisa Anda lakukan berdasarkan jumlah intensitas hujan.

Pemupukan Susulan

Tujuan dari proses pemupukan susulan ini ialah agar tanaman kacang panjang mendapatkan berbagai zat makanan yang cukup dari pupuk. Gunakan pupuk kandang maupun urea agar mendapatkan hasil yang maksimal saat panen nanti.

Pemasangan Turus

Maksud dari proses perawatan ini ialah memberikan tempat tanaman kacang panjang untuk merambat. Pada proses pemasang turus ini, Anda bisa menggunakan kayu ataupun bambu yang sebelumnya sudah dibelah. Tujuan dilakukannya pemasangan turus ini agar buah kacang nantinya menjadi panjang dan berisi dengan baik.

Ikuti semua langkah perawatan diatas, jika Anda tak mau gagal panen nantinya. Langkah selanjutnya adalah mengetahui berbagai jenis penyakit yang mengganggu pertumbuhan kacang panjang.

Penyakit Yang Sering Mengganggu Saat Menanam Kacang Panjang

Ada beberapa jenis penyakit yang sering dialami oleh tanaman kacang panjang. Penyakit ini yang terkadang membuat para petani kacang panjang mengalami kerugian. Berikut beberapa jenis penyakit yang kacang panjang yang harus Anda ketahui.

Penyakit Karat Daun

Penyakit karat daun ini disebabkan oleh cendawan Uromyces phaseoli ataupun Uromyces appendiculatus. Penyakit ini ditandai dengan terlihatnya bercak kecil yang berwarna putih pada bagian permukaan daun kemudian bercak tersebut akan membesar dan nantinya berubah menjadi cokelat bertepung yang dikelilingi warna kuning.

Akhirnya penyakit ini menjadi berwarna cokelat tua menyerupai karat yang biasanya ada pada besi. Penyakit ini juga bisa menyebar pada bagian buah kacang panjang.

Untuk mengendalikan penyakit ini, Anda bisa melakukan pergiliran tanaman dan ju8ga memilih bibit yang baik atau diatasi dengan cara menggunakan fungisida seperti halnya Dithane M-45 dengan jumlah kosentrasi 180-240g/10 liter air.

Antraknosa

Antraknosa merupakan penyakit yang disebabkan oleh jenis cendawan Colletotrichum lindemuthianum. Gejala yang akan ditimbulkan adalah bercak berwarna coklat kemerahan ataupun jingga pada bagian batang. Bercak juga berupa endapan yang semakin memanjang.

Pada tulang daun di sisi bagian bawah juga terdapat warna cokelat kemerahan dan akan berubah hitam, serta buah kacang panjang yang terserang penyakit ini nantinya memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dan juga berwarna coklat sampai hitam.

Pengendaliannya bisa dilakukan dengan cara melakukan penanaman benih yang berkualias baik, penanaman benih juga jangan terlalu rapat. Selain itu, Anda bisa menggunakan fungisida seperti halnya Manzale D, Von Dozep, atau Dithane M-45 dengan jumlah dosis sekitar 180-250 gr/100 liter air.

Penyakit Belang

Jenis penyakit belang ini disebabkan oleh virus lewat vektor Aphis craccivora dan juga Aphis glycinesatau melalui daun dengan cara mekanis. Gejalanya adalah seluruh bagian daun terdapat belang tapi masih belum terlihat nyata pada daun muda.

Pengendalian dari penyakit ini bisa Anda lakukan dengan cara melakukan penanaman benih yang tidak terjangkit penyaki, setelah itu lakukan pergiliran tanaman, juga gunakan pestisida untuk memberantas serangga vektor.

Hasil Panen Budidaya Kacang Panjang

panen kacang tanah
shopify.com

Setelah menjalani proses yang cukup panjang, tahap terakhir dari budidaya kacang panjang adalah proses panen. Masih banyak petani kacang panjang yang salah dalam melakukan proses ini sehingga buah kacang panjang menjadi rusak.

Memanen kacang panjang sangatlah mudah. Namun, Anda harus memanennya di pagi hari, lebih baik lagi sebelum matahari terbit agar buah kacang panjang tetap segar. Anda bisa memanen kacang panjang dengan cara memotong bagian polong, bilah dan ikat menjadi satu dengan jumlah berat yang bisa Anda tentukan sendiri.

Sebaiknya, setelah dipotong dari pohon. Kacang panjang di bersihkan terlebih dahulu agar nantinya tetap segar dan tidak terlihat keriput atau kering. Simpan juga di dalam plastik khusus sayuran yang sudah dilubangi sehingga buah kacang panjang tetap mendapatkan udara.

Itulah proses penanaman kacang panjang yang mungkin bisa Anda praktikkan di rumah atau dilahan Anda. Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan saat menanam kacang panjang ini, apakah untuk dijual kembali atau untuk penggunaan pribadi.

Ikuti langkah budidaya kacang panjang dengan benar agar Anda tidak mengalami gagal panen nantinya.

Budidaya Kacang Panjang

yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Cara Menanam Nanas

yong bi
3 min read

Cara Menanam Kemangi

yong bi
2 min read

Tahapan Cara Menanam Wortel

yong bi
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *