counters Ketahui Cara Budidaya Ubi Jalar Mudah untuk Pemula - Energyx
yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Budidaya Ubi Jalar

2 min read

budidaya ubi jalar

Budidaya Ubi Jalar – Sekarang ini di Indonesia telah marak dilakukan berbagai macam budidaya tanaman yang bisa menjadi sebuah usaha baru bagi masyarakat. Oleh karena itu, tidak heran jika saat ini ada banyak sekali tata cara serta tips untuk budidaya tanaman tertentu.

Salah satu budidaya tanaman yang tidak kalah populernya adalah budidaya ubi jalar. Ubi jalar merupakan tanaman merambar yang kaya akan kandungan karbohidrat. Tanaman ini sering kali dijadikan sebagai camilan dan juga minuman.

Selain itu, ubi jalar juga mempunyai beberapa jenis yang dibedakan dari warnanya, yakni ubi jalar ungu, merah, dan juga putih kecoklatan.

Ubi jalar banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia karena mempunyai banyak kandungan gizi. Bahkan kandungan yang terdapat dalam ubi jalar dinilai jauh lebih baik dibandingkan nasi putih.

Tidak hanya mempunyai kandungan karbohidrat yang tinggi, ubi jalar juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1, Magnesium, mineral, protein, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, tidak heran jika masyarakat Indonesia senang mengonsumsi ubi jalar ini.

Hal ini tentu dijadikan sebagai peluang usaha bagi sebagian masyarakat Indonesia, terlebih lagi yang tinggal di dataran rendah yang mana daerah tersebut lebih mudah untuk menanam ubi jalar. Saat ini sudah banyak bermunculan orang-orang yang melakukan budidaya ubi jalar.

Budidaya ubi jalar banyak dipilih karena perawatannya yang mudah dan waktu panen yang tidak terlalu lama.

Budidaya ubi jalar juga tidak perlu bergantung pada musim. Jadi, bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun. Peluang mendapat keuntungan dari budidaya ubi jalar ini cukup besar karena sekarang ini telah banyak produk-produk makanan dan minuman berbahan dasar ubi jalar yang dijual di pasaran.

Apabila Anda tertarik untuk mencoba budidaya ubi jalar ini, berikut adalah penjelasan tentang cara budidaya ubi jalar.

1. Memilih Bibit Ubi Jalar Unggul

bibit ubi jalar
2.bp.blogspot.com

Budidaya ubi jalar ini sebenarnya sangat mudah dan tidak memerlukan trik khusus. Hanya saja Anda harus memastikan jika bibit ubi jalar yang Anda pakai adalah bibit unggul.

Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda membeli bibit ubi jalar di tempat yang sudah terjamin kualitasnya. Selain bisa membeli bibit di toko-toko tertentu, Anda juga dapat menyiapkan bibit budidaya dengan dua cara lain, yaitu:

a. Cara Generatif

Cara generatif sangatlah sangat mudah, Anda hanya perlu menyiapkan umbi ubi jalar dengan kualitas baik agar nantinya dapat muncul tunas baru. Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengiris umbi ubi jalar tersebut menjadi dua bagian ataupun lebih.

Fungsi dari pengirisan ini adalah untuk merangsang umbi ubi jalar tersebut agar tumbuh akar dan tunas baru yang nantinya menjadi bibit dari ubi jalar itu sendiri. Lalu ubi ditusuk dengan bambu atau lidi dan dimasukkan ke dalam gelas atau wadah berisi air.

Perlu diperhatikan bahwa Anda hanya memasukkan setengah bagian dari umbi tersebut dan setengahnya lagi dibiarkan mengapung di atas permukaan air.

Letakkan wadah berisi umbi tersebut di tempat yang terkena sinar matahari cukup dan tunggu antara dua sampai empat minggu untuk melihat hasilnya.

b. Cara Vegetatif

Cara ini dilakukan dengan melakukan stek pada batang umbi ubi jalar. Pilih tanaman yang berumur lebih dari dua bulan dengan ruang batang pendek serta besar lalu dipotong sekitar 20-25 cm dengan minimal potongan dua ruas.

Lalu simpan ditempat yang sejuk dan teduh dalam kondisi berdiri selama tujuh hari. Setelah itu, bibit ubi jalar sudah siap digunakan. Stek batang ini adalah cara yang banyak dipilih karena dirasa lebih praktis dan cepat serta cocok diaplikasikan pada lahan yang luas.

  Cara Menanam Semangka

2. Menyiapkan Lahan Budidaya

Anda harus menyiapkan lahan budidaya ubi jalar paling lambat tiga minggu sebelum menanam bibit yang telah disediakan. Pastikan jika tanah yang digunakan adalah tanah lempung, gembur, terdapat banyak unsur hara, dan juga mempunyai sistem drainase yang baik.

kandungan air pada tanah juga harus diperhatikan karena jika tanah terlalu kering, maka akan menyebabkan tanaman mudah terserang hama penyakit. Sedangkan jika tanah terlalu basah, maka ubi jalar yang dihasilkan berukuran kecil dan mudah busuk.

3. Cara Menanam Ubi Jalar

menanam ubi jalar
ytimg.com

Penanaman ubi jalar dilakukan dengan cara menanam dua hingga tiga stek batang ke dalam lahan yang telah disediakan. Jarak bibit yang ditanam dalam satu baris sekitar 40 cm agar bibit dapat menyerap unsur hara dengan optimal.

Setelah semua bibit ditanam, Anda harus melakukan penyiraman. Waktu untuk menyiram adalah pagii dan sore hari. Anda harus memastikan jika tanah selalu dalam kondisi lembab. Perawatan ini dilakukan dua hingga tiga minggu hingga tunas batang baru mulai muncul.

4. Perawatan Ubi Jalar

Setelah tiga minggu, Anda harus segera mencabut bibit yang gagal agar tidak menganggu pertumbuhan bibit lainnya sembari membersihkan lahan dari gulma dan rumput liar. Selain itu, Anda juga harus melakukan penggemburan tanah setelah empat minggu masa tanam.

5. Masa Panen

Tanaman ubi jalar telah siap dipanen jika sudah berumur antara 3,5 sampai 4,5 bulan. Lebih baik jika melakukan panen di musim kemarau agar ubi jalar tidak mudah busuk.

Itulah tadi cara budidaya ubi jalar yang dapat Anda lakukan. Cara-cara tersebut sangat mudah untuk diikuti, termasuk bagi Anda pembudidaya pemula. Budidaya ubi jalar ini bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang menguntungkan bagi Anda.

Budidaya Ubi Jalar

yong bi Seseorang yang suka membaca novel dan puisi. Hobi bertanam, berpetualang dan berwisata kuliner.

Budidaya Jamur Kancing

yong bi
2 min read

Cara Budidaya Jamur Merang

yong bi
2 min read

Budidaya Jeruk Nipis

yong bi
2 min read

Cara Menanam Nanas

yong bi
3 min read

Cara Menanam Kemangi

yong bi
2 min read

Tahapan Cara Menanam Wortel

yong bi
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *